MENGAPA PERANG..?

“Menang jadi arang kalah jadi abu” sebuah peribahasa yang menggambarkan dalam persengketaan atau pertengkaran, menang atau kalah sama-sama menderita rugi. Peribahasa yang cukup populer ini layak diberikan kepada Bush untuk dibaca (kalau bisa) dan direnungi (kalau punya hati).

Tinggal dalam hitungan detik lagi peristiwa itu akan terjadi, walau masih ada harapan untuk dapat dihindari. Dari jaman berburu masih menggunakan alat dari batu sampai bisa ngobrol dengan manusia dibelahan dunia manapun tanpa bertemu secara langsung, yang namanya PERANG adalah sebuah tindakan yang sangat BIADAB. Tak ada manusia-yang berakal sehat-yang menginginkan terjadinya peristiwa  tersebut.

Perang adalah sebuah tindakan yang sangat “super jahat”, “super biadab” dan “super kekerasan”. Betapa tidak berharganya sebuah nyawa manusia dalam kondisi peperangan, yang dimana manusia dikatakan sebagai mahluk ciptaan yang paling sempurna oleh Allah SWT, bahkan malaikat pun harus diperintahkan pada manusia. Kehilangan harta dan benda adalah hal yang pasti dalam kondisi peperangan, ditambah lagi anak yang harus kehilangan ayahnya, istri yang kehilangan suaminya atau orang tua yang kehilangan anaknya. Berapa lagi anak yatim yang akan bertambah dan janda yang tercipta akibat dari perang.

Kondisi di atas hanyalah sebagian dari banyak lagi yang lain, akibat dari perang. Betapa sengsaranya kehidupan mereka yang ditimpa oleh perang. Sebuah musibah yang diciptakan oleh manusia sendiri. Padahal dalam Pidato Perpisahan Nabi, dijelaskan bahwa hak hidup, hak memiliki harta dan hak kehormatan merupakan anugrah yang diberikanNya kepada setiap manusia, yang merupakan hak asasi dan wajib dijaga.

Perang yang terus terjadi sejak jaman nenek moyang, jaman Majapahit, perang Dunia II dan hingga saat ini, selalu menghasilkan kesengsaraan bagi umat manusia, tetapi kenapa hal ini msih terus terjadi. Tak dapatkan manusia belajar dari masa lalu itu, yang benar-benar pahit. Atau manusia yang ada adalah manusia yang “bodoh” yang tak bisa belajar.

Iraq yang telah sangat sengsara akibat embargo ekonomi yang menimpa mereka, harus menghadapi nasib yang akan lebih buruk lagi. Hilang hak asasi, harapan untuk hidup lebih baik dan hilang cita-cita anak mereka yang ingin membuat orang tua mereka bangga. Rasa kepedulian tidak hanya karena Iraq berpenduduk mayoritas Muslim tapi mereka juga adalah manusia. Bentuk kepedulian tidak hanya sesama Muslim tapi juga karena sesama manusia yang merupakan ciptaanNya.

Apapun alasannya janganlah menggunakan perang sebagai jalan penyelesaian. Dalam perang tidak akan dikenal lagi nilai-nilai kemanusian yang seharusnya dijaga bersama. Ada beberapa ayat Al-Qur’an yang wajib dibaca dan direnungi oleh Bush :

” Janganlah melakukan kerusakan di muka bumi setelah ia berada dalam keberesannya ” (6:56)

” Berbuat kekacauan dan penindasan itu lebih kejam dari pembunuhan ” (2:191)

Jelas disini Al-qur’an melarang tindakan yang merugikan keberadaan manusia, yang diciptakan untuk menjadi khalifah dimuka bumi ini. Dan perintah ini pasti juga ada di Injil, kitabnya si Bush, apakh ia tak pernah membacanya.

Tak ada agama apapun di muka bumi  ini melegalkan perang untuk tujuan kekuasaan. Kalau pun ada itu jelas bukan agama namanya. Tidak boleh ada lagi di dunia ini perang yang ditujukan untuk kekuasaan dan kepentingan pribadi atau kelompok kecil.

Penegakan hak asasi manusia dan menciptakan perdamaian di dunia lah yang harus diperjuangkan.

“Karena kami tetapkan kepada Bani Israil bahwa sesungguhnya barang siapa yang membunuh seorang manusia bukan karena hukuman pembunuhan, atau karena membuat bencana di bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seseorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia seluruhnya. Dan sesungguhnya telah datang rasul-rasul Kami kepada mereka dengan (membawa) keterangan-keterangan, kemudian sesungguhnya banyak diantara mereka sesudah itu melampaui batas bumi”. (5:32).

Sebuah ayat yang tidak hanya bagi kaum Bani Israil saja tapi juga bagi seluruh umat manusia. Yang harus dijadikan pegangan dan disebarluaskan di bumi ini agar dapat tercipta kehidupan yang damai.Wassalam. (ad15/03/03)

Published by andidarmawan80

a Regular People

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: