Sukes Dengan “Senjata” Yang Lengkap

Membaca sebuah tulisan dari seseorang mengenai perjuangan meraih kesuksesan cukup menggugah dan memberikan motivasi. Kesuksesan bukanlah “barang hadiah” yang bisa kita dapatkan suatu ketika, atau ibarat durian runtuh, yang jatuh secara tiba-tiba. Jelas butuh proses dan perjuangan tentunya.

Setiap manusia pastilah mendambakan dirinya dapat sukses, walaupun ukuran kesuksesan itu bersifat relatif bagi setiap orangnya. Namun, sebaik-baiknya kesuksesaan adalah sebuah perwujudan dari sebuah cita-cita setinggi langit, sehingga akan memberi dorongan kepada pribadi tersebut untuk terus berusaha meraihnya dan juga membuatnya tidak mudah puas.

“Senjata” yang dibutuhkan untuk meraih kesuksesan juga bukanlah hal-hal bersifat materiil, namun berupa keyakinan, semangat, ketekunan, komitmen, konsistensi, cara pandang dan lainnya. Oleh sebab itu, sebuah kesuksesan bukanlah sebuah hal yang sifatnya eksklusif, yang hanya dapat di capai oleh pribadi atau kelompok tertentu namun setiap pribadi dapat mencapainya dengan ber“senjata”kan beberapa hal disebut di atas.

Perjuangan meraih kesuksesan bukanlah ibarat berjalan di atas jalan “tol” yang tanpa halang rintang, namun jalan yang dilaluinya adalah jalan yang penuh liku dan terjal. Butuh perjuangan dan pengorbanan untuk dapat mencapainya. Sebab itu, pribadi yang berhasil meraih kesuksesan adalah pribadi pilihan.

Nah, sudah cukupkah dengan ber“senjata”kan hal-hal yang disebut di atas seorang pribadi dapat berjuang meraih kesuksesan ? Mungkin belum. Lalu “senjata” apalagi yang harus dilengkapi untuk dapat berjuang dalam meraih kesuksesan ?

Ada beberapa faktor yang dapat menentukan seorang pribadi dalam meraih sebuah kesuksesan. Selain tentunya “senjata” itu tadi, dengan kata lain faktor pribadi, juga ada faktor lain yang mungkin bisa disebut sebagai faktor X. Apa itu faktor X ?

Faktor X disini dapat dikatakan sebagai Sang Maha Penentu. Menjadi lebih lengkap “senjata” yang kita miliki untuk berjuang meraih kesuksesan jika kita juga memperhatikan hal ini. Karena Sang Maha Penentu ini lah yang menentukan apakah seorang pribadi dapat meraih kesuksesannya atau tidak. “Senjata” yang kita miliki akan menjadi “mandul” tanpa ada restu dari Sang Maha Penentu.

Sebab itu, dalam berjuang meraih kesuksesan selain dengan usaha yang kita lakukan, kita juga dianjurkan untuk selalu memohon pertolongan dari Sang Maha Penentu, sehingga cita-cita yang kita dambakan akan dapat terwujud dan perjuangan yang kita lakukan akan terasa lebih mantap dan menjadi lebih teringankan. Kesuksesan yang diraih seorang pribadi tanpa mengindahkan Sang Maha Penentu akan menjadikan pribadi yang takabur.

“Hanya kepada Engkau lah kami menyembah dan hanya kepada Engkau lah kami memohon pertolongan”, surat 1 ayat 5.

“Kesuksesan harus dibayar cash terlebih dahulu”  (ad141210)

 

Published by andidarmawan80

a Regular People

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: